DKK Kudus Siagakan 6 Posko Kesehatan dan 21 Pusling, Pantau Pengungsi Banjir Demak

Posko kesehatan di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (MIA)

DKK Kudus juga mendapat support dari tim kesehatan di Kabupaten Demak. Sehingga, untuk pembagian tugas pemantauan atau pemeriksaan pengungsi bisa terlaksana lebih maksimal. Tiap posko maupun pusling ada 3 petugas kesehatan yang bertugas.

“Hari Sabtu (10 Februari 2024) kemarin, Alhamdulilah kami dapat support dari tim kesehatan Demak, jadi bisa untuk pembagian tugas dan ada beberapa teman-teman relawan organisasi yang mereka menyisir juga ke wilayah rumah penduduk,” paparnya.

Andini melanjutkan bahwa hingga saat ini pemantauan kesehatan masih terus dilakukan dengan masif. Pihaknya pun belum menemukan kondisi pengungsi yang kronis selama mengungsi. Keluhan mereka masih ringan, rata-rata seperti gatal, pegel linu, diare, dan mual.

Bacaan Lainnya

“Kami jalankan terus dan pemantauan, kunjungan harian berkurang untuk kunjungan kesakitan, sekarang bergeser 60-an orang, kalau dulu 300 sampai 400 orang,” tambahnya.

Sebagai informasi, hingga Sabtu, 16 Februari 2024 ada lebih dari 5 ribu korban banjir Demak yang mengungsi di Kabupaten Kudus. Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian dan rumah-rumah warga. Terbanyak mengungsi di wilayah kecamatan Jati sebanyak 4.078 pengungsi. ***