DKK Kudus Kirim Sampel ‘Nasi Berkat’ Warga Desa Bulungkulon ke Labkes Jateng

Menu nasi berkat yang dikonsumsi warga Desa Bulungkulon, yang diduga penyebab terjadinya keracunan. (Istimewa)

Untuk diketahui, hingga Rabu, 15 Mei 2024, tercatat ada 99 warga Desa Bulungkulon yang mengeluh diare hingga muntah-muntah, usai makan nasi berkat. Sebanyak 70 warga diantaranya rawat inap dan 29 warga rawat jalan.

Salah satu warga yang dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Ragil Budi Rahayu Ningsih mengaku merasakan sakit dibagian perut usai memakan nasi berkat. Ia bahkan buang air besar hingga 21 kali hingga membuat tubuhnya lemas.

“Tiba-tiba perut sakit, panas, ndrodok, kaki dingin dan lemes,” katanya, Rabu, 15 Mei 2024.

Bacaan Lainnya

Rahayu mengaku sempat mengobati secara mandiri dengan obat tradisional, namun Ia mengaku masih merasakan tidak enak badan. Sehingga, akhirnya Ia dilarikan ke IGD RSUD Kudus sekira pukul 12.19 WIB siang tadi. ***

Baca :  JUT Sepanjang 500 Meter di Desa Wates Kudus Selesai Dibeton