DKK Kudus: Empat Orang Meninggal Dunia Karena DBD di Tahun 2024

Ilustrasi. Nyamuk DBD. (Pixabay)

Penanganan kasus DBD ini pun bekerjasama dengan berbagai rumah sakit di Kabupaten Kudus. Diantaranya, RSUD Loekmono Hadi ada 58 kasus, RS Mardirahayu ada 38 kasus dan RS Islam Sunan Kudus ada 43 kasus.

Kemudian, RS Nurussyifa ada 28 kasus, RS Aisyiyah ada 75 kasus dan RS Sarkies ada 26 kasus. Selanjutnya, RS Kumala Siwi ada 10 kasus, RS Kartika Husada ada 1 kasus serta Puskesmaa Mejobo ada 5 kasus.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk bisa menerapkan 3M Plus untuk memberantas sarang nyamuk. Diantaranya menguras tempat penampungan air, menutup tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, mengubur sampah dan mendaur ulang sampah.

Bacaan Lainnya

“Untuk pencegahan paling efektif yaitu dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Ini bisa dilakukan oleh individu, keluarga atau kelompok, bisa juga dilakukan secara serentak melalui kerja bakti,” katanya. ***