“Yang pakai fiber optik rata-rata masih bagus,” katanya.
Selain kabel jaringan yang rusak, ada beberapa kamera CCTV yang buram dan ada pula tiang kamera yang patah. Kemudian ada 12 kamera yang mati.
“Tiang yang patah nanti akan kita las. Kemudian yang mati karena energinya kurang, kami minta ke PLN untuk menghidupkan kembali,” ujarnya.
Di sisi lain, di tahun ini Dishub Kudus juga menganggarkan pengadaan Area Traffic Control System (ATCS) di simpang empat depan Kantor DPRD Kudus. Anggarannya kurang lebih Rp1,3 miliar.
Muchlisin menuturkan, idealnya kamera pengawas untuk memantau kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Kudus perlu sekitar 200 unit, untuk perempatan hingga lokasi-lokasi vital seperti Kantor Bupati hingga DPRD.***
