Dinas PUPR Tegaskan, Banjir di Jalan Sunan Kudus Bukan Akibat Pembangunan Drainase

Kondisi Jalan Sunan Kudus yang tergenang banjir pada Rabu, 13 Maret 2024 pagi. (dok. Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Kudus menyebabkan sejumlah titik jalan tergenang air. Salah satunya di ruas Jalan Sunan Kudus, tepatnya dari pertigaan Kelenteng Hik Long Bio hingga sisi barat Sungai Gelis, turut Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Banjir yang menggenangi lokasi itu diketahui terjadi sekitar pukul 05.20 WIB pada hari Rabu, 13 Maret 2024. Dari video amatir warga, terlihat Jalan Sunan Kudus tergenang banjir dengan sejumlah sampah yang berserakan di sepanjang jalan.

Diketahui, sepanjang jalan yang tergenang air itu merupakan lokasi dibangunnya proyek drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus pada akhir tahun 2023 lalu. Konstruksi jalan yang bergelombang setelah dibangun drainase, kemudian dibuat rata dengan menutup manhole yang ada di tengah jalan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi banjir yang berpusat di area jalan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Arief Budi Siswanto memberikan tanggapannya.

Menurut Arief, genangan air di Jalan Sunan Kudus bukan karena pembangunan drainase yang mangkrak dan tidak berfungsi.

Pihaknya menjelaskan, pembangunan drainase Jalan Sunan Kudus sebenarnya belum tuntas dan akan dilanjutkan tahun 2024 ini.

“Kemarin memang pembangunan drainase berhenti di pertigaan Kelenteng, jadi belum bisa dikatakan drainase mangkrak dan tidak berfungsi,” kata Arief siang ini.

Kepala Dinas PUPR Kudus menyebut, penyebab banjir di Jalan Sunan Kudus karena banyaknya sampah usai tradisi Dandangan digelar. Sampah-sampah milik pedagang masih berserakan sehingga menyebabkan air sulit mengalir ke saluran pembuangan di sisi kiri dan kanan jalan.