Sosialisasi ini nantinya akan menyasar seluruh sekolah, dan akan dilakukan secara bertahap. Adapun peserta yang ikut merupakan kepala sekolah untuk SD dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk SMP.
“Termasuk sosialisasi permendikbud tentang pencegahan dan penenganan kekerasan di lingkungan pendidikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anggun mengatakan bahwa sosialisasi ini sudah dilakuk sejak tahun 2023 kemarin. Untuk tahun ini, kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai bentuk penekanan dan update baru terhadap program sekolah ramah anak.
“SD dan SMP sudah kita sosialisasi, deklarasi dan pemasangan spanduk, ini lebih ke penekanan lagi,” tukasnya. ***
