“Untuk pelaksanaannya nanti sekitar tanggal 27 Juli sampai 8 Juli 2026. Durasi lebih panjang dari yang pertama kemarin karena hasil evaluasi bersama guru, orang tua dan murid memang menginginkan untuk durasi waktu ditambah,” tambahnya.
Peserta yang akan mengikuti program tersebut yakni murid kelas VIII untuk jenjang SMP dan murid kelas V untuk jenjang SD. Pemilihan peserta sendiri dilakukan secara internal dari seleksi sekolah masing-masing.
“Jumlah ada penambahan, lebih banyak yang kedua besok, karena evaluasi tahun kemarin yang tidak ikut itu pengin ikut, jadi kita tambah,” terangnya.
Lebih lanjut, Majid membeberkan bahwa Disdikpora Kudus juga tengah menyiapkan program pertukaran bagi peserta guru. Namun, hingga saat ini masih dalam proses penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kemungkinan waktunya akan berbeda dengan pertukaran pelajar. Kami juga masih membahas guru apa nanti yang akan diikutkan, apakah guru bahasa Indonesia dan matematika untuk TKA (Tes Kemampuan Akademik),” tukasnya. ***
