Di Blora, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Sosialisasikan Pentingnya Mencegah Stunting dan Pernikahan Dini

Foto bersama mahasiswa KKN IAIN Kudus bersama warga penyuluhan stunting dan pernikahan dini di Punggursugih Blora. (Istimewa)

BLORA, ZONANEWS.ID – Tingginya angka perceraian di Kabupaten Blora disebabkan salah satunya karena maraknya pernikahan dini.

Kurangnya edukasi tentang pernikahan membuat pasangan keluarga belum siap secara fisik dan mental. Akibatnya, angka kasus perceraian mencapai 897 kasus pada tahun 2023.

Demikian itu disampaikan oleh Primi Rohimi, dosen IAIN Kudus pada saat menjadi pembicara dalam penyuluhan pencegahan pernikahan dini dan stunting di Posyandu Sejahtera, Desa Punggursugih, Ngawen, Blora, Selasa 19 September 2023.

Bacaan Lainnya

“Tingkat perceraiannya tinggi di kabupaten blora salah satu penyebabnya adalah menikah di usia dini,” ujar Primi.

Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pernikahan dini dan munculnya masalah stunting pada anak. Usia pernikahan yang belum matang dapat menyebabkan kurangnya edukasi mengenai kehidupan pasca menikah.

“Sehingga akan timbul banyak masalah yang akan dihadapi hingga terjadi perceraian,” tambah dosen komunikasi dan penyiaran islam itu.