KUDUS, ZONANEWS.ID — Pesta rakyat menjelang bulan ramadan di Kabupaten Kudus selalu ramai dipadati pengunjung. Tradisi Dandangan warisan Sunan Kudus, terus dilestarikan warga Kota Kretek hingga saat ini.
Dalam momen tersebut, banyak orang yang memanfaatkan meriahnya Dandangan yang berlangsung selama sepuluh hari itu.
Banyak pedagang yang menjajakan berbagai macam dagangannya dalam tradisi yang berpusat di sepanjang Jalan Sunan Kudus tersebut. Ada makanan, minuman, pakaian, hingga mainan tradisional.
Namun di momen Dandangan menyambut bulan ramadan 1445 Hijriah atau tahun 2024 ini, seorang pemuda memiliki caranya sendiri memanfaatkan banyaknya orang yang memadati Dandangan.
Namanya Ihza Fajar, pemuda berusia 24 tahun yang lahir dan besar di Kabupaten Kudus mencoba mencari peruntungan melalui jasa foto keliling.
Setiap malam tiba, Ihza akan membawa kamera serta tripod dan menuju ke pintu masuk Dandangan, tepatnya di lampu merah Alun-alun Simpang 7 Kudus sisi barat.
Ihza, sapaan akrbanya bercerita, fotografi adalah salah satu hobinya sejak dulu. Melihat ramainya Dandangan, ia pun terpikir untuk membuka jasa foto keliling. Tidak disangka, jasanya itu banyak diminati pengunjung Dandangan.
“Sebelumnya terpikirkan untuk membuka usaha yang potensial, namun tidak lepas dari hobi saya yakni memotret,” kata Ihza di sela kegiataannya pada Kamis, 7 Maret 2024 malam.
Sarjana Universitas Dian Nuswantoro Semarang jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) itu mengaku senang dengan kesibukannya sekarang. Setidaknya setiap malam, ada 15 hingga 20 pengunjung yang tertarik dengan jasa fotografinya.
Terlebih saat hasil fotonya dapat membuat pengunjung Dandangan yang menggunakan jasanya merasa senang. Sebab menurutnya, sebuah momen yang berhasil diabadikan selalu memiliki filosofinya.
