Dalam keindahan kehidupan ini, sambung rektor, tentu implikasi yang diharapkan adalah bersyukur. Oleh karenanya, malam hari ini adalah sebuah kontemplasi kesyukuran UMK dengan segenap civitas UMK, dengan tahmid tahlil, serta senantiasa menghaturkan salam dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Dengan bermohon semoga kita senantiasa khususnya civitas UMK ini akan mendapatkan syafa’at melalui UMK Bersholawat kali ini agar UMK senantiasa bisa tumbuh kembang dengan harmonis menjadi universitas yang Unggul, insya Allah. Dan semoga civitas akademikanya hidup dalam kesejahteraan serta lulusan UMK yang senantiasa bermanfaat untuk nusa, bangsa, dan agama,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kudus, Bergas C. Penanggungan yang diwakili oleh Kabag Kesra, Syafi’i mengungkapkan, sholawat sebagai ekspresi cinta ummat kepada nabinya merupakan salah satu cara untuk memberikan nuansa islam yang sejuk.
“Jika kesejukan muncul dimana-mana, insya Allah Kudus akan tetap kondusif. Hal itu dibutuhkan dalam rangka membangun daerah,” pungkasnya. ***
