Afri menambahkan, tahun 2023, ada 39 sekolah di Kabupaten Kudus yang diajukan untuk mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata, baik dari jenjang SD mapun SMP.
“Kemarin juga sudah kita lakukan pendampingan kepada sekolah agar bisa menjadi Sekolah Adiwiyata,” tandasnya.
Menurut keterangannya, masih ada beberapa sekolah di Kudus yang belum mendapatkan sandang sebagai sekolah adiwiyata. Salah satu faktornya adalah karena banyaknya instrumen yang harus dipenuhi dalam pengajuan.
Di samping itu, sekolah tersebut juga harus memiliki pengelolaan sampah yang baik. Sedangkan, sekolah di Kudus tidak semua memiliki sistem pengelolaan sampah atau bank sampah yang baik.
“Meskipun begitu, pendampingan dan motivasi selalu kita lakukan kepada masing-masing sekolah, agar bisa terdampingi dengan baik untuk nantinya bisa diajukan sebagai sekolah adiwiyata,” ujarnya. ***
