Cerita Bangga Helga, Siswi SMA 1 Kudus yang Berhasil Sabet Medali Emas OSN 2023 Tingkat Nasional

Helga Adiba Mulyawan, siswi SMA Negeri 1 Kudus periah medali emas OSN 2023 tingkat Nasional. (Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Helga Adiba Mulyawan, siswi SMA Negeri 1 Kudus ini berhasil membawa kebanggaan bagi Kabupaten Kudus sekaligus Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2023 tingkat Nasional.

Siswi yang duduk di bangku kelas XII MIPA 1 itu berhasil masuk dalam 5 besar peraih medali emas ajang bergensi di bidang sains tersebut, tepatnya di bidang astronomi. Ia berhasil unggul dalam kompetisi yang diikuti oleh 100 siswa di seluruh Indonesia.

Rasa senang tak bisa disembunyikan oleh Helga saat bercerita pengalamannya kepada Zonanews.id. Siswi yang sekarang menginjak usia 17 tahun ini, sangat antusias dan menceritakan secara detail proses perjalanannya mengikuti kompetisi OSN.

Bacaan Lainnya

“Seleksinya itu mulai dari tingkat sekolah. Awalnya ikut bidang matematika, tapi karena yang diambil hanya 5 besar dan saya peringkat 6, maka saya diarahkan ke bidang astronomi,” awalnya bercerita.

Setelah lolos seleksi di tingkat sekolah, dirinya kemudian diadukan di tingkat Kabupaten Kudus. Helga pun lolos dalam 5 besar di bidang astronomi, yang kemudian dikirimkan untuk melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan ketekunannya dalam belajar, Helga kembali meraih peringkat 3 besar bidang Astronomi OSN 2023 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Atas pencapaian itu, Ia kemudian diterbangkan ke Bogor, Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam OSN tingkat Nasional.

“Tahun kemarin juga ikut OSN tapi tingkat nasional belum dapat medali, yang tahun itu online. Tahun ini offline dan alhamdulillah bisa dapat medali emas di tingkat nasional,” kata siswa kelahiran 15 November 2005 itu.

Helga menceritakan, soal yang dikerjakan saat mengikuti OSN tingkat Kabupaten Kudus berbeda dengan soal yang diujikan di tingkat Provinsi dan Nasional. Di tingkat kabupaten, Ia mengerjakan 40 soal pilihan ganda tanpa soal uraian.

Kemudian, di tingkat Provinsi Jawa Tengah, Ia mengerjakan 25 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian. Sementara di tingkat Nasional, Helga harus mengikuti 3 ronde kompetisi yakni ronde teori, analisa data, dan observasi.

“Ronde teori kita ngerjain 8 soal uraian dalam waktu 3 jam. Ronde analisa data ngerjain 2 soal tapi beranak dari huruf a sampai k. Ronde obeservasi, praktek teleskop liat bulan, terus digambar,” papar siswi asli Purwodadi ini.

Helga mengaku baru belajar teleskop secara intens selama satu minggu, sebelu berangkat ke Bogor. Sementara hari-hari biasanya, ia jarang belajar praktik teleskop. Kendati demikian, Ia tetap percaya diri dengan kemampuannya.

“Sebelumnya memang pernah belajar teleskop tapi memang tidak sering, jadi lumayan paham kalau praktik pakai teleskop,” tuturnya.

Lebih lanjut, Helga menjelaskan bahwa astronomi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tentang luar angkasa, seperti planet, satelit, roket, bintang, matahari, dan selainnya.

Mulanya, Ia tidak begitu tertarik dengan ilmu astronomi, tapi setelah belajar secara mendalam saat ikut kompetisi OSN, Helga menjadi sangat tertarik dengan ilmu-ilmu tentang luar angkasa.

“Karena awalnya suka matematika, ini juga mulai suka astronomi juga,” bebernya. ***