Cerita Atlet Voli SMPN 3 Kudus, Rebut Gelar Aktris Utama Terbaik Festival Teater Pelajar 2024

Savira Ramadani Harto, siswi yang saat ini duduk di bangku kelas XII SMPN 3 Kudus ini berhasil meraih gelar sebagai Aktris Utama Terbaik dalam Festival Teater Pelajar Tahun 2024 di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Savira Ramadani Harto, siswi yang saat ini duduk di bangku kelas XII SMPN 3 Kudus ini berhasil meraih gelar sebagai Aktris Utama Terbaik dalam Festival Teater Pelajar Tahun 2024 di Kabupaten Kudus.

Savira, sapaan akrabnya, juga menjadi penyumbang keberhasilan Teater Amuba (SMPN 3 Kudus) sebagai Teater Terbaik Kedua dalam Festival Teater Terbaik Tahun 2024. Padahal grup teater sekolah ini belum genap setahun dibentuk.

Saat ditemui di sekolahnya, Savira mengaku baru ini kali pertamanya mengikuti pentas teater dan langsung berhasil menyabet gelar sebagai Aktris Utama Terbaik dalam Festival Teater Pelajar Tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Siswi yang saat ini berusia 14 tahun ini tidak memiliki basic dalam bermain teater sama sekali. Bahkan menariknya, Savira merupakan seorang atlet voli kebanggaan sekolah, yang wira-wiri mendapat medali di berbagai kejuaraan voli.

Savira menceritakan, mulanya Ia ditawari menjadi bagian dari Teater Amuba bukan sebagai aktris utama, tetapi sebagai penata rias dan kostum. Judul teater yang dimainkan saat itu yakni “Badai Sepanjang Malam.”

Aktris Utama Terbaik yang diraih Savira Ramdani H dan Aktor Utama Terbaik oleh M. Fathir Algifachri dari Teater Amuba SMPN 3 Kudus dalam Festival Teater Pelajar 2024. (Foto: ZONANEWS.ID)

Namun, setelah latihan beberapa kali, Savira ditunjuk untuk menjadi pemeran aktris utama yang bernama Sainah, seorang istri yang penyabar dan lemah lembut. Berbanding terbalik dengan kesehariannya sebagai atlet voli di dunia nyata.

“Jadi perannya itu penyabar dan dia kan berperan sebagai istrinya Jamil, rumah tangga mereka diterpa cobaan, sudah setahun dan Jami itu berubah, Sainah yang menguatkan terus,” tutur Savira menceritakan perannya.

Ia mengaku sempat kesulitan dalam memerankan perannya dan beradu akting dengan lawannya saat awal latihan. Namun, Savira terus tekun mengasah kemampuannya, bahkan menghafal dialognya yang cukup panjang setiap scene.