Buruan Datang, Wisata Petik Melon di Kudus Kembali Dibuka Selama 2 Minggu

Pengunjung sedang memetik buah melon yang ada di greenhouse Mura Farm. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID —Wisata agro petik melon Muria Farm kembali dibuka untuk umum. Selama dua minggu, dua kebun hidroponik melon premium bisa didatangi pengunjung untuk menikmati suasana memetik melon secara langsung.

Pemilik Muria Farm, Deni Saputra menjelaskan, setiap pengunjung yang datang dibebaskan untuk datang berkunjung tanpa dipungut biaya masuk. Namun saat pulang, wisatawan tetap perlu membeli melon dengan harga Rp 40 ribu perkilogramnya.

“Kebun ini kita buka untuk agrowisata selama dua minggu, untuk umum,” katanya saat ditemui di perkebunan hidroponiknya di Dukuh Kauman, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu, 7 Desember 2022.

Bacaan Lainnya

Wisata ini kembali hadir, bertepatan dengan waktu panen buah melon premium yang dikembangkan Deni. Bahwa menurutnya, setiap tiga bulan sekali melon bisa dipanen.

Memulai bisnis melon hidroponik sejak 2019, Deni telah memiliki 3 greenhouse untuk melon. Luas satu greenhouse sekitar 500 meter persegi.

“Satu greenhouse kurang lebih, ukuran 500 meter persegi keluarnya (panen) bisa 2,5 ton, sekitar segitu,” ungkapnya.

Selama menggeluti hidroponik, ada kendala yang kadang mempengaruhi hasil panennya. Misalnya cuaca yang tidak menentu, membuat panen molor dari perkiraan waktu biasanya.

Sebab, kurangnya sinar matahari yang diterima tumbuhan, memperlambat pertumbuhan.