“Jadi mari mulai bersinergi, berintegritas, supaya tidak terjadi masalah-masalah berikutnya,” tegas Sam’ani.
Pihaknya juga menekankan pada semua pegawai di PDAM Kudus untuk terbuka, transparan, dan akuntabel dalam melayani masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap PDAM makin kuat dan makin terpercaya.
Sebagai perusahaan milik daerah, PDAM juga ditarget menghasilkan keuntungan untuk kas daerah Kabupaten Kudus. Tahun 2025, laba bersih PDAM Kudus ditarget bisa mencapai Rp 6,7 miliar.
“Insyaallah target itu bisa terlampaui,” harap Bupati Kudus.
Ke depan, Pemkab akan terus berkoordinasi dengan PDAM Kudus untuk memperbaiki internal maupun eksternal dari perusahaan daerah tersebut. Termasuk penyetaraan tarif yang akan dirapatkan sesuai regulasi yang ada.
Direktur PDAM Kudus, Winarno akan berusaha maksimal agar target dari Pemkab bisa terealisasi. Sejauh ini, menurutnya pelanggan PDAM Kudus sudah mencapai 52 ribu lebih. Tahun 2025, pelanggan PDAM ditarget bertambah sekitar 1.500-an.
“Bila tidak tercapai, nanti ada catatan-catatan. Tapi semoga bisa,” katanya.***
