Bikin Prihatin! 250 dari 400 Siswa SD di Kudus Terdeteksi Gangguan Mata, Rotary Bantu Kacamata

Pemeriksaan kesehatan mata bagi siswa SD di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dr. Abdul Hakam pun menyambut positif kegiatan yang telah dilakukan oleh Rotary Club. Ia mengaku sempat kaget melihat hasil pemeriksaan kesehatan mata anak yang banyak terganggu.

“Tadi kaget ada anak pas diperiksa langsung ternyata minus tiga, ini sangat prihatin kita di sini dan ini baru satu puskesmas. Maka dari itu, kami sangat apresiasi pelatihan yang diinisiasi Rotary dan pemberian kaca mata,” tuturnya.

Ia menyebut bahwa pengobatan mata hingga saat ini belum bisa di-cover oleh BPJS Kesehatan. Oleh sebab itu, kegiatan sosial yang dilakukan oleh Rotary di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah ini memang sangat diperlukan.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kasi Kurikulum pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Maulana Majid menambahkan, guna mendukung kesehatan mata anak, Bupati Kudus telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pembatasan penggunaan gawai.

“Dari dinas pendidikan sudah ada SE Bupati 400.3/2829/2026 terkait pembatasan penggunaan gawai, jadi kami mendorong lewat bapak ibu guru untuk sosialisasi ke wali murid, penggunaan gawai, terutama di usia satu sampai dua tahun zero HP,” terangnya.

Ia juga menegaskan akan melakukan upaya diseminasi atau penyebaran ilmu yang telah didapatkan oleh 50 guru hasil pelatihan bersama Rotary Club, agar guru-guru di sekolah lain juga melakukan skrining dasar kesehatan mata kepada para muridnya. ***