Belum Ideal, Direktur RSUD Kudus Harap SDM Tenaga Kesehatan Tambah 50 Persen di 2024

RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus baru saja merampungkan pembangunan ruang intensive care unit (ICU) dan meresmikan kelas ICU primer menjadi sekunder, Senin, 5 Februari 2024 pagi tadi.

Kendati demikian, Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam menyebut bahwa jumlah sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan di rumah sakit setempat masih belum ideal. Sehingga ia berharap ada peningkatan jumlah SDM tahun ini.

“SDM relatif belum ideal, kekurangannya pasti cukup banyak katakanlah dibandingkan dengan rs milik pemda yang sekitar. Tapi untuk tenaga administrasi kita sudah cukup,” katanya.

Bacaan Lainnya

Pihaknya pun mengaku sudah mengajukan usulan formasi tenaga kesehatan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus untuk pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2024.

“Kami sudah ajukan di BKPSDM untuk di jajaran kesehatan kan salah satunya di ASN (Aparatur Sipil Negara) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang berhubungan di kesehatan, terutama di RSUD,” tambahnya.

Pihaknya pun berharap, di pengadaan CASN tahun 2024 ini, nanti ada penambahan untuk formasi tenaga kesehatan baik di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus maupun RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

“Karena kita sudah ditugaskan oleh menteri kesehatan untuk jadi pusat jantung, kanker, urologi, KIA dan kita butuh penambahan berhubungan dengan program nasional tersebut,” tuturnya.

dr. Hakam juga berharap ada penambahan sekira 50 persen untuk SDM tenaga kesehatan di RSUD dr. Loekmono Hasi Kudus. Terutama di bidang yang mengarah ke kanker, jantung, stroke dan uro-nefrologi (KJSU).

“Memang di bidang yang mengarah ke KJSU, terutama dokter spesialis, dokter umum, dan dispiklin kekhususan tadi itu,” tambahnya. ***