Banjir Mulai Surut, Lima Dapur Umum di Kudus Sudah Tutup

Ilustrasi. Dapur umum yang ada di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat, ada lima dapur umum yang mulai ditutup dan sudah tidak beroperasi lagi untuk sementara waktu, dalam menyediakan kebutuhan makan bagi korban terdampak banjir.

Lima dapur tersebut tersebar di tiga kecamatan. Dua dapur umum di Kecamatan Kaliwungu, yakni yang berada di Gedung MWC NU Kaliwungu dan Rumah Bapak Kusno Desa Banget.

Kemudian, dua dapur umum di Kecamatan Undaan, yakni yang berada Balai Desa Undaan Lor dan Balai Desa Ngemplak. Serta, satu dapur umum di Kecamatan Jati, yakni yang berada di rumah warga Desa Jati Kulon.

Bacaan Lainnya

Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan saat dikonfirmasi mengatakan, dapur umum di Gedung MWC NU Kaliwungu dan Rumah Bapak Kusno Desa Banget, sudah tutup sejak Senin, 9 Januari 2023. Tutupnya dapur umum ini menyusul sudah mulai berkurangnya warga yang terdampak banjir.

“Kecamaran Kaliwungu ada 5 dapur umum, 2 sudah tutup dan 3 masih beroperasi sampai hari ini. Tutupnya dua dapur ini memang karena warga terdampak sudah mulai berkurang,” katanya, Rabu, 11 Januari 2023.

Saat ini, dapur umum yang masih beroperasi di Kecamatan Kaliwungu ada di Masjid Al Islam Tuang, Gedung PKD dan dan TK Pertiwi Kedungdowo, dan Rumah Sekdes Banget. Ketiga dapur umum ini memproduksi sekitar 4000 bungkus nasi per harinya.

Camat Undaan, Arif Budiyanto saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa dapur umum di Balai Desa Undaan Lor dan Balai Desa Ngemplak sudah tutup. Namun, pihaknya mengungkapkan bahwa tutupnya kedua dapur umum tersebut bersifat sementara.