Nur Taufiq menjelaskan, Desa Golantepus berada di wilayah apitan empat sungai, yakni Sungai Dawe, Sungai Prisen, Sungai Poceho, dan Sungai Piji. Dari keempatnya, Sungai Dawe menjadi yang paling berdampak saat curah hujan tinggi.
“Ini Sungai Dawe yang meluap lagi. Kondisinya memang terjadi pendangkalan, ditambah curah hujan sangat tinggi,” ungkapnya.
Ia menilai, tanggul Sungai Dawe seharusnya sudah ditinggikan dan dipermanenkan. Menurutnya, penanganan menggunakan karung tanah hanya bersifat sementara dan tidak mampu menahan debit air besar.
“Kalau hanya disak karung isi tanah ini hanya penanganan sementara. Tanggul sebenarnya harus ditinggikan dan dipermanenkan, karena masih terlalu pendek,” katanya.
Terkait upaya jangka panjang, Nur Taufiq berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan rencana penanganan di wilayah RW 2 yang sebelumnya telah dijanjikan.
“Kemarin Pak Bupati sudah menjanjikan, di 2027 akan ada penyelesaian di RW 2, termasuk pembangunan saluran. Kami mohon dukungannya agar ini benar-benar direalisasikan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa normalisasi sungai telah dilakukan di beberapa titik dengan bantuan alat berat, namun masih perlu diperluas.
“Normalisasi sudah dilakukan di beberapa spot, bego juga sudah ada. Harapan kami, seluruh bantaran sungai bisa dinormalisasi,” pungkasnya.***
