Audisi Umum PB Djarum 2026, Sembilan Atlet Raih Djarum Beasiswa Bulutangkis

Sembilan atlet sukses meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 sekaligus bergabung dengan klub PB Djarum. (Foto: Istimewa)

Tim pelatih harus menentukan pilihan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan mempertimbangkan potensi terbaik para atlet saat ini. Juara Dunia 2001 ini juga mengapresiasi dukungan orangtua dan pelatih yang telah mendampingi para atlet selama proses audisi, serta mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil pada satu tahap seleksi.

“Apapun hasil pengumuman hari ini, saya berharap adik-adik tetap semangat dan terus bekerja keras. Sukses di awal belum tentu sukses di akhir, begitu juga gagal di awal bukan berarti gagal di akhir. Perjalanan kalian masih panjang, teruslah berlatih dan jangan berhenti mengejar impian. Kami mengucapkan terima kasih kepada orangtua dan rekan-rekan pelatih karena dukungan kalian memiliki peran penting dalam perjalanan atlet sejak dini hingga nanti menjadi profesional,” cetus Hendrawan.

Atlet semata wayang dari kategori KU 12 Putri penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026, Errencia Clarista mengaku bersyukur karena impiannya sejak lama untuk bergabung dengan PB Djarum akhirnya terwujud.

Bacaan Lainnya

Satu-satunya atlet yang berhasil lolos dari Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru tersebut menyebut kesempatan ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan bulutangkisnya sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Senang banget dan bangga bisa masuk PB Djarum. Sudah lama banget mau jadi atlet PB Djarum dari lima tahun lalu, karena fasilitas dan semuanya bagus. Bersyukur walaupun baru pertama kali ikut audisi umum tapi lolos berkat latihan rutin selama tiga bulan sebelum audisi di Pekanbaru,” kata atlet yang mengidolakan Liliyana Natsir.

Kebahagiaan serupa dirasakan Russel Junior Sumual, anggota baru klub PB Djarum dari kategori KU 11 Putra yang mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan bergabung dengan PB Djarum untuk meningkatkan kemampuan dan menjalani setiap tahapan pembinaan dengan sungguh-sungguh.

“Saya kaget pas tadi pengumuman (penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis). Karena persaingan (Audisi Umum PB Djarum 2026) sangat ketat mulai dari turnamen sampai karantina. Saya sudah siap untuk latihan di PB Djarum dan akan menjalani seluruh proses latihan dengan maksimal, bekerja keras, dan berusaha mewujudkan cita-cita menjadi pebulutangkis profesional,” ujar Russel.

Datang jauh dari Makassar, ibu dari Russel, Ferawati Kambodji mengapresiasi perjuangan serta pencapaian buah hatinya. Selama tahap karantina, ia juga memberi dukungan moril secara langsung dengan cara menginap di dekat GOR Djarum Jati, Kudus.

“Senang banget perjuangan Russel nggak sia-sia. Karena tahun lalu juga ikut audisi tapi cuma sampai turnamen. Saya juga sebulan nungguin di sini, walaupun bisa ketemunya hanya satu minggu sekali,” ucapnya. ***