KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai mempercepat pembangunan infrastruktur drainase di Jalan Wahid Hasyim hingga Jalan DR. Wahidin.
Proyek senilai Rp 2,2 miliar tersebut ditujukan untuk mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut, sekaligus meningkatkan kapasitas saluran air menuju Sungai Gelis.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, mengatakan pembangunan drainase menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam penanganan banjir perkotaan.
Saluran yang dibangun memiliki panjang sekitar 480 meter dengan menggunakan konstruksi u-ditch berukuran 60–80 sentimeter dan box culvert untuk memperbesar kapasitas aliran air.
“Pembangunan ini kami fokuskan untuk mengurangi genangan di Jalan Wahid Hasyim, terutama mulai kawasan Gang 4 hingga ke arah barat. Harapannya, limpasan air yang menuju Jalan Ahmad Yani juga bisa berkurang sehingga dampak banjir semakin kecil,” ujar Harry saat meninjau lokasi pekerjaan, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pekerjaan dimulai dari sisi hilir yang terhubung langsung ke Sungai Gelis. Tahap awal dikerjakan di sisi utara jalan sebelum dilanjutkan ke seluruh ruas sesuai rencana teknis.
Proyek tersebut telah dimulai sejak 30 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari atau pada 27 Oktober 2026.
Meski memiliki target penyelesaian selama empat bulan, Dinas PUPR berharap pekerjaan dapat rampung lebih cepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama menjelang datangnya musim hujan.
Selama proses konstruksi berlangsung, pengguna jalan juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena adanya penyempitan badan jalan di sejumlah titik. PUPR mengimbau masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas.
