Terlebih, gesekan di dalam lalu lintas, terutama dengan ojol lain atau paguyuban lain tak bisa dihindarkan. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang membawa ke ranah konflik dan perpecahan, selalu diselesaikan dengan kepala dingin dan mengutamakan komunikasi.
“Alhamdulillah, selama ini kita tetep santai, kita lihat kronologi dulu, bukan yang salah kita benarkan atau sebaliknya. Kita lihat alurnya, TKP dimana (yang) ada bentrokan, ada miss dengan komunitas lain atau independen, kita utamakan komunikasi,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Kudus, Putut Sri Kuncoro yang hadir dalam kegiatan anniversary Patroli Kudus, berpesan agar terus menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik antar-sesama maupun dengan dinas. Ini mengingat bahwa pelaku jasa transportasi dan Dishub merupakan mitra kerja di lapangan.
“Saya mendukung sekali (acara ini) monggo nanti dilanjut, tetap jalin komunikasi, tetap tertib di jalan,” tuturnya.
Pihaknya menuturkan bahwa selama ini koordinasi antara paguyuban ojol mapun ojek pengkolan telah berjalan dengan baik. Putut berharap, sinergi ini dapat terus terjalin sebagaimana yang telah dilakukan selama ini. ***
