Hal itu pun dibenarkan oleh salah satu relawan BPBD Kudus yang juga seorang anggota Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) wilayah Kecamatan Dawe, Toro.
Toro menceritakan, porak-porandanya bangunan disebabkan karena konstruksi bangunan yang memang belum benar-benar kokoh. Ditambah angin kencang langsung menghamburkan semuanya.
“Angin memang kencang, dari tadi memang sudah kencang, sudah ada tanda-tanda kalau angin kencang, karena itu pekerja sudah menghentikan terlebih dahulu pekerjaannya,” katanya.
Begitu pula terkait korban yang mengalami luka, menurut Toro ada satu orang yang mengalami lecet di bagian pelipisnya. Orang itu pun langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Peristiwa yang terjadi akibat angin kencang, bukan hanya terjadi di Desa Kajar semata. Menurut Toro, di Kecamatan Dawe ada sejumlah pohon yang tumbang karena diterjang angin kencang, salah satunya terjadi di Desa Besito.
Meski begitu, saat ini semuanya sudah tertangani baik oleh tim yang bertugas. Begitu pula upaya membersihkan puing-puing bangunan yang roboh di Desa Kajar, Kudus. ***
