Anggaran Kurang, Wali Murid Ditarik Infak untuk Lengkapi Pembangunan Atap dan Lantai Ruang Kelas di SMPN 2 Dawe

Ruang kelas baru di SMPN 2 Dawe, Kudus. (Foto: ZONANEWS.ID)

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 2 Dawe, Kahar, juga membenarkan bahwa pihak komite berinisiatif menarik infak kepada wali murid kelas VII dan VIII yang berjumlah 512 orang, untuk melengkapi kekurangan pembangunan ruang kelas.

Terkait total nominal yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut, Kahar enggan untuk menyebutkan. Pihaknya juga enggan membeberkan berapa nominal anggaran yang dihabiskan untuk pembangunan plafon dan lantai ruang kelas tersebut.

“Kalau dihitung-hitung bersama perwakilan wali murid, kalau dibagi rata sekitar Rp 194 ribu per orangtua, tapi sifatnya tidak mengikat, untuk plafon, lantai ruang kelas, sama pembatas tangga,” ujar Kahar.

Bacaan Lainnya

Saat disinggung mengenai kesepakatan semua wali murid untuk ikut memberikan infaq, Kahar menyebut memang awalnya dirembuk oleh perwakilan orangtua saja. Kemudian diumumkan ke dalam forum pertemuan bersama semua wali murid.

Saat ini, kondisi ruangan pun sudah memadai dengan plafon dan lantai yang sudah terpasang. Namun, proses penarikan infaq masih berjalan, lantaran belum semua wali murid menyetor, dan pihaknya berinisiatif untuk menggunakan dana talangan.

“Jadi bahan-bahan (pembangunan) nge-bon dulu (talangan), kami bisa memberikan talangan dulu, yang penting anak-anak bisa segera nyaman, tidak harus berganti-ganti kelas,” ungkapnya.

Untuk diketahui, menariknya, penarikan infak atau sumbangan di SMPN 2 Dawe tidak sekali ini dilakukan. Pada tahun sebelumnya juga dilakukan hal serupa yang ditujukan untuk kelas IX, guna membuat bangunan dak beton berkapasitas tiga ruang kelas. ***