KUDUS, ZONANEWS.ID – Aliansi Suporter Kudus melayangkan enam tuntutan kepada manajemen Persiku Kudus yang berada di bawah naungan PT Relasi Sport Muria Indonesia (PT RESMI).
Enam tuntutan tersebut disampaikan melalui Surat Tuntutan Terbuka Nomor 001/STT/ASK/VIII/2026 tertanggal 21 Agustus 2026. Surat itu menjadi bentuk aspirasi sejumlah kelompok suporter Persiku menjelang bergulirnya kompetisi.
Aliansi Suporter Kudus tersebut terdiri dari Suporter Macan Muria (SMM), Keluarga Cemara, South Gate, Murians Tiger Boys (MTB), B2, dan Catenaccio Kudus.
Dalam surat tersebut, para suporter menyatakan keprihatinan terhadap dinamika pengelolaan Persiku Kudus. Mereka menilai Persiku bukan sekadar klub sepak bola, tetapi telah menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, dan harga diri masyarakat Kudus.
“Persiku Kudus adalah identitas Kota Kudus yang telah melekat dalam ingatan kolektif masyarakat lintas generasi,” tulis Aliansi Suporter Kudus dalam surat tuntutannya.
Tuntutan pertama yakni meminta PT RESMI menggelar audiensi terbuka bersama seluruh elemen suporter dalam waktu 3×24 jam sejak surat tersebut disampaikan.
Audiensi itu diminta dihadiri Direktur Utama PT RESMI Abdul Fuad Amirul Adha, Direktur Operasional dan Bisnis M. Idris, Direktur Keuangan Irwansyah, serta Presiden Klub Bangun Bawono.
Suporter juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Kudus hadir sebagai saksi dalam pertemuan tersebut untuk mengawal proses dialog dan komitmen yang dihasilkan.
Tuntutan kedua berkaitan dengan identitas Persiku Kudus. Aliansi meminta nama, logo atau lambang, warna, filosofi, serta sejarah klub dipertahankan tanpa perubahan.
Selanjutnya, suporter mendesak adanya komunikasi publik yang transparan melalui kanal resmi Persiku. Mereka juga meminta manajemen segera mengangkat tenaga humas atau public relations yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya.
