Akses Bus ke Muria Ditutup saat Musim Peziarah, DPRD Ajukan Opsi Parkir Desa

Anggota DPRD Kabupaten Kudus, Muhammad Antono. (Foto: Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bencana longsor yang terjadi di jembatan Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berdampak pada penutupan akses bagi kendaraan besar.

Bus dan truk dilarang melintas di wilayah tersebut yang merupakan jalur utama menuju kawasan wisata religi Makam Sunan Muria, guna mengantisipasi risiko keselamatan pengguna jalan.

Sebagai langkah pengalihan, kendaraan bus dan truk diarahkan untuk parkir di Terminal Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu.

Bacaan Lainnya

Dari lokasi tersebut, pihak terkait menyiapkan shuttle atau angkutan khusus untuk mengantar para peziarah dan wisatawan menuju kawasan Colo dan Makam Sunan Muria.

Sementara itu, kendaraan dari arah timur masih diperbolehkan melintas hingga Terminal Colo. Akses ini dibuka melalui portal timur yang berada di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe.

Kebijakan penutupan tersebut mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kabupaten Kudus, Muhammad Antono. Ia menilai langkah Polres Kudus yang menutup total akses bus dan truk ke Lereng Pegunungan Muria kurang tepat.

Terlebih dengan pemasangan spanduk larangan di Perempatan Desa Panjang, Kecamatan Bae, yang dinilai merugikan pedagang di sepanjang jalur menuju Muria.

“Saya sebagai anggota DPRD dapil Dawe dan Jekulo mohon untuk direvisi terkait kebijakan itu. Karena ini bulan ramai peziarah, mungkin ada opsi lain agar bisa melewati jalur barat,” ujar Antono, Senin, 11 Januari 2026.