Selain mengampanyekan kebersihan lingkungan, Wahyu juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Ia mengajak warga untuk memelihara kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Keamanan dan kenyamanan lingkungan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Mari kita jaga kerukunan, tingkatkan kepedulian terhadap sesama, dan jangan ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kudus yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang turut mengikuti kerja bakti. Salah satunya, Yudi Krisnanda, yang mengapresiasi langkah Polres Kudus dalam melibatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Yudi, kegiatan gotong royong menjadi pengingat bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat diperlukan agar ruang publik tetap terawat dan dapat dimanfaatkan dengan nyaman.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Dengan kerja bakti bersama seperti ini, lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman. Selain itu, kami juga merasa lebih dekat dengan kepolisian karena bisa berinteraksi dan bekerja bersama secara langsung,” kata Yudi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semangat gotong royong semakin kuat dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat.***
