12 Hewan Ternak di Kudus Terpapar PMK, Satu Ekor Sapi Mati

Peninjauan hewan ternak di Kabupaten Kudus (Foto : Istimewa)

“Kami memutar balik sapi yang suhunya di atas 40 derajat. Meskipun kondisi kuku dan mulutnya aman, perlu diantisipasi agar tidak menular ke sapi lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya meminta peternak di Kudus untuk tidak khawatir terhadap PMK. Sebab tingkat kesembuhan hewan yang terkena PMK relatif tinggi. Hewan ternak yang terkena PMK masih bisa dikomsumsi.

Penyakit mulut dan kuku yang merupakan wabah virus pada hewan ternak ruminansia. Wabah ini menyebabkan penyakit viral yang sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah/genap seperti sapi, kerbau, domba, kambing.

Bacaan Lainnya

Penyakit mulut dan kuku (PMK) juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae.

Tingkat penularan penyakit mulut dan kuku (pmk) cukup tinggi, tetapi tingkat kematian hanya 1-5%. Sehingga jika ditemukan ternak terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan, dan mulut melepuh segera hubungi Dinas pengelola peternakan setempat. (mii)