1.954 Balita di Kudus Alami Stunting, PKK Kudus Gencarkan PMT dan Penguatan Pola Asuh

Penyaluran PMT bagi balita di Pendapa Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Kita bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengentaskan stunting dari akarnya. Ada juga kasus yang anaknya itu punya penyakit penyerta dan tidak bisa mengonsumsi makanan dengan baik, nah ini kan butuh perhatian khusus,” terangnya.

Selain itu, banyak pula kasus stunting yang terjadi lantaran pola asuh anak yang kurang benar. Di mana, sang ibu karena sibuk bekerja maka anaknya dititipkan ke nenek atau pengasuh. Kondisi ini yang sering kali konsumsi gizi anak tidak tercukupi.

“Anak kan kadang tidak mau makan, jadi yang ngasuh ya yang penting dia kenyang mau makan apa, tidak memperhatikan nilai gizinya, harus ada karbohidrat, protein, vitamin. Jadi itu yang kita kuatkan juga nanti,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Survei Status Gizi (SSGI) 2024 mencatat angka penurunan kasus stunting di Kabupaten Kudus sebesar 13 persen, dari target yang ditetapkan nasional sebesar 14 persen. Tahun ini, Endhah menargetkan penurunan kembali menjadi 9 persen.

“Angka kasus stunting saat ini masih terdominasi di wilayah Kecamatan Dawe dan Undaan, ini PR kita bagaimana untuk bisa mengentaskan stunting dari akarnya sampai zero stunting,” tukasnya. ***