Hal itu sangat disayangkan Ellen karena menurutnya tidak mencerminkan sebagai pekerja yang profesional.
“Saya sudah kapok. PLN harus punya gambar, rencana, dan SOP yang jelas, bukan malah pakai pohon saya sebagai pengganti tiang,” ujarnya.
Sebagai seorang lulusan arsitektur, Ellen menilai, pemasangan kabel listrik dan kabel optik di Kudus masih semrawut.
Ia mencontohkan kondisi kabel yang menumpuk di Jalan Sunan Muria, bahkan melilit pohon tanpa adanya penebangan atau penataan. Kondisi itu menurutnya berbahaya dan berpotensi menimbulkan kebakaran.
Ia menambahkan, perencanaan dalam setiap pembangunan merupakan hal penting, termasuk berkaitan dengan infrastruktur kelistrikan.
Ellen juga mengajak pimpinan daerah untuk bersama memperbaiki sistem penataan lingkungan hidup di Kudus.
“Pohon tinggi harus dipangkas agar tidak menutupi lampu jalan, kabel listrik dan optik juga harus rapi. Semuanya harus ada gambar perencanaan yang jelas,” kata Ellen.
Sementara itu, saat awak media berusaha mengkonfirmasi keluhan ini ke petugas PLN di lokasi siang ini, para petugas terlihat buru-buru meninggalkan tempat setelah wawancara dengan Ellen selesai.
Upaya menghubungi pihak PLN melalui pesan singkat dan telepon juga belum mendapat respons.***
