“Kami sudah memaksimalkan pengamanan dan keamanan. Untuk medis kami bekerja sama dengan RS Mardi Rahayu, RSI Sunan Kudus, serta tim fisioterapi dari Muria Fisio,” ujarnya.
Selain tim medis, pengamanan jalur juga dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian dan relawan. Personel akan diperkuat di sejumlah titik yang dinilai memiliki tantangan medan lebih tinggi, khususnya Natas Angin dan Puncak 29.
Panitia menegaskan UTMM tidak hanya mengejar kelancaran perlombaan. Kondisi peserta selama menyusuri lintasan juga menjadi perhatian agar pengalaman berlari di kawasan Gunung Muria tetap berlangsung dalam kondisi aman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Abdul Halil yang mewakili Bupati Kudus mengapresiasi pelaksanaan UTMM di kawasan Colo.
Menurut Halil, kegiatan olahraga berbasis alam tersebut dapat menjadi sarana untuk mengenalkan potensi wisata Kabupaten Kudus kepada peserta yang datang dari berbagai daerah.
Pemkab Kudus juga berharap event tersebut dapat terus dilaksanakan di Kota Kretek pada tahun-tahun berikutnya.
“Pemerintah Kabupaten Kudus menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Kami berharap tahun 2027 dan seterusnya event ini juga bisa kembali digelar di Kudus,” kata Halil.
Ia menyebut UTMM memiliki potensi untuk memperluas promosi wisata Kudus karena pesertanya tidak hanya berasal dari daerah setempat. Bahkan, terdapat peserta dari luar negeri yang ikut ambil bagian.
“Kalau jumlah pesertanya semakin banyak, tentu akan semakin mengenalkan pariwisata yang ada di Kabupaten Kudus. Ada peserta dari luar negeri, kemudian dari kota, kabupaten, maupun provinsi lain,” ujarnya.
Halil mengatakan penggunaan jalur alam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konsep trail running. Karena itu, peserta memang akan diarahkan menyusuri kawasan yang masih memiliki kondisi alam.
Panitia juga telah melakukan peninjauan terhadap rute yang akan digunakan sebelum event berlangsung.
“Ini kan pelari alam, jadi memang harus melewati alam yang masih alami. Teman-teman panitia juga sudah berpengalaman dan sebelum event sudah melakukan peninjauan lokasi serta rute yang akan dilalui,” jelasnya.***
