Adam merupakan warga Desa Demangan dan bekerja sebagai kernet. Sedangkan Yusuf yang tinggal di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, bekerja sebagai sopir ekspedisi.
Keduanya meninggalkan Kudus pada Jumat, 11 September 2026 untuk menjalankan pekerjaan. Sehari setelah keberangkatan, Yusuf masih sempat melakukan video call dengan keluarga.
Komunikasi dengan keduanya kemudian terputus pada Minggu, 13 September 2026siang. Sejak itu, keluarga terus menunggu kabar sembari mengikuti proses pencarian korban.
Kepulangan Adam menjadi kabar yang bercampur duka bagi keluarga. Sebab, hingga kini Yusuf Fahrizal belum dinyatakan teridentifikasi.
Di sisi lain, Adam diketahui tengah mempersiapkan pernikahan. Sahabatnya, Aditya (21), menyebut Adam telah melamar kekasihnya sekitar satu setengah bulan sebelum kecelakaan.
“Sekitar satu setengah bulan yang lalu Adam sudah melamar kekasihnya,” ujar Aditya.
Rencana tersebut menjadi bagian dari kehidupan Adam yang tengah dipersiapkan sebelum kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi.
Yusuf sendiri diketahui telah berkeluarga dan memiliki empat anak. Keluarga kini harus melepas Adam untuk dimakamkan, sembari masih menunggu kabar mengenai Yusuf.
Selain Adam, satu korban asal Kudus lainnya, Riski Ananta Agusena, juga telah teridentifikasi.
Riski tercatat pada daftar identifikasi nomor 27. Jenazah PM 029 dinyatakan identik dengan AM 040 JT atas nama Riski Ananta Agusena, laki-laki, 23 tahun, asal Kudus, Jawa Tengah.
Identifikasi Riski dilakukan melalui pemeriksaan primer gigi serta pemeriksaan sekunder berupa ciri medis dan properti.***
