Rencananya, simulasi ini akan dilakukan selama dua minggu, terhitung mulai dari 16-30 Juni 2022.
“ Simulasi telah dilakukan mulai 16 Juni 2022 kemarin, atau selama 2 minggu, bisa juga diperpanjang menjadi 30 hari bisa kita teruskan,” tambahnya.
Apabila perubahan durasi di beberapa titik berhasil tersentuh secara maksimal, Putut pun berencana akan melakukan hal yang sama pada titik lainnya di seluruh Kabupaten Kudus.
“Mungkin banyak yang akan di ubah durasinya, dan mungkin semua. Kemungkinan yang tidak padat seperti di Prambanan ini, hanya menambah atau mengurangi durasi,” tandasnya.
Untuk diketahui, setelah rampung di Simpang Prambatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus juga akan melakukan perubahan durasi di dua titik lainnya. Yakni, di Simpang empat Panjang, Kecamatan Bae, dan Simpang empat Jepang Jalan Lingkar Timur, turut Desa Jepang, Kecamatan Mejobo.***
