“Sesuai kesepakatan, mereka mau membubarkan diri setelah maghrib,” ujar AKBP Heru.
Pihaknya menegaskan, aksi damai melalui audiensi yang dilakukan para sopir truk bersama Kapolres dan Forkopimda Kudus pagi tadi sudah selesai.
Kemudian setelah itu, banyak truk dari luar daerah datang dan memblokir jalan-jalan menuju Kabupaten Demak maupun sebaliknya.
“Rata-rata bukan dari Kudus, dari luar kota. Alasannya kami tidak tahu,” kata Kapolres.
“Yang tadi pagi sudah selesai, ini yang datang dari luar daerah Kudus yang tidak ikut itu (aksi damai),” lanjut AKBP Heru.
Sampai berita ini tayang, aksi blokir jalan yang dilakukan para sopir truk masih berlangsung. Belum ada informasi pembukaan jalan. Kendaraan roda 4 diimbau untuk mencari jalan alternatif seperti lewat Kabupaten Jepara.***
