“Biar anak-anak punya rasa empati,” katanya.
Dari pantauan di lapangan, para siswa terlihat antusias membantu pembagian hewan kurban. Mereka terlihat ada yang bertugas memotong daging, ada pula yang bertugas menimbang.
Subur mengatakan, ada 3 ekor kerbau dan 8 ekor kambing yang disembelih untuk kurban di SMPN 1 Kudus. Di mana untuk kerbau merupakan hasil sadaqah dari guru-guru serta wali murid. Sedangkan untuk kambing, berasal dari sadaqah seikhlasnya seluruh siswa.
“Hasilnya ada sekitar dua ribu kantong daging yang dibagikan. Pertama untuk siswa kami sendiri yang membutuhkan, kemudian juga untuk warga sekitar sekolah,” ungkap Subur.
Di samping itu, salah seorang siswa kelas 9 SMP 1 Kudus, Asa (14 tahun) mengaku antusias mengikuti kegiatan kurban di sekolahnya. Ia tidak merasa takut dan justru semangat memotong hewan kurban untuk kemudian dibagikan.
“Soalnya waktu SD juga dulu sudah pernah kayak gini, jadi ini tidak takut,” katanya.***
