Cara yang Neny pilih untuk mengajari siswa tersebut tidak jauh berbeda. Paling utama, mengenali karakter dan kesukaan anak, sehingga anak bisa tertarik belajar matematika dengan menyenangkan.
“Pertama itu memang niat, tidak hanya dari siswa itu sendiri tapi juga dari orangtua. Insyaallah, progresnya bisa cepat,” tuturnya.
Ia menargetkan adanya progres dalam jangka waktu minimal 3 bulan. Termasuk bagi siswa yang tidak memiliki basic matematika yang baik. Neny akan menyiasatinya dengan teknik brainstorming.
“Saya mulai dengan teknik mudah dengan latihan soal yang tidak memusingkan, dan saya bombing. Saya tidak mau kalau disuruh mengerjakan,” terangnya.
Saat ini, Neny sudah memiliki sekira 15 siswa bimbel, yang diantaranya bahkan siswa online dari luar kota. Kebanyakan, siswa yang belajar dengannya mengambil pembelajaran privat.
“Karena kita sempat vakum, dan ini saya hidupkan lagi di tahun ini. Untuk yang siswa luar kota, biasanya kita layani dengan konsultasi online,” ujarnya. ***
