“Target persiapan perangkat dan SDM (sumber daya manusia) sekitar dua minggu dan sosialisasi dua Minggu, sehingga setelah lebaran bisa langsung kita operasionalkan,” jelasnya.
Selain tiga lokasi tersebut, Mutrikah membeberkan bahwa empat lokasi wisata juga tengah bersiap untuk menerapkan sistem digitalisasi retribusi dalam waktu dekat. Yakni, Museum Kretek, Waterboom, Ember Tumpah, dan Portal Colo.
“Sebenarnya sudah sejak awal Maret 2025 kemarin, tapi keempat ini belum kami laksanakan, mengingat teknis pelaksanaan harus kami sosialisasikan dulu ke masyarakat, termasuk kesiapan SDM kami dan sarprasnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mutrikah menyatakan bahwa sebetulnya sistem digitalisasi retribusi ini sudah direncanakan sejak tahun 2024 dan diusulkan bantuan ke Bank Jateng. Hanya saja, tiga lokasi wisata dan budaya yang berjalan.
Oleh karenanya, lokasi lainnya akan dilanjutkan selambatnya mulai pada April 2025 mendatang, meskipun pada pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari barcode QRIS, sarpras, hingga kesiapan petugas loket.
“Kalau semua persiapan sudah siap, langsung tancap gas,” tandasnya. ***
