Senada, Sekda Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto berharap, mahasiswa KKN mampu membantu pemerintah, terutama kaitannya dengan kemiskinan ekstrem yang terjadi di Kabupaten Demak.
“Hal itu perlu pendekatan komprehensif, diharap melalui (mahasiswa) KKN, mampu memberi solusi penanganan kemiskinan tersebut,” ungkapnya.
Menambahkan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Demak, Masbahatun Niamah menegaskan, dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa diharap mampu mengimplementasikan ilmu selama kuliah di dalam sosial kemasyarakatan.
“Mahasiswa sejatinya tidak hanya mempelajari ilmu pengetahuan di lingkungan kampus saja, melainkan juga dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui KKN ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, total terdapat 680 mahasiswa yang diterjunkan untuk melaksanakan KKN di Demak. Dengan rincian, 135 mahasiswa di 12 desa di Kecamatan Mijen, 199 mahasiswa di 18 desa di Kecamatan Gajah, 179 mahasiswa di 16 desa di Kecamatan Dempet, serta 167 mahasiswa di 14 desa di Kecamatan Kebonagung. ***
