“Ini dimaksud kita-kita semuanya sebagai model untuk memasarkan hasil UMKM yang ada di Kabupaten Kudus. Untuk hasil-hasil UMKM di Kabupaten Kudus kualitasnya sangat luar biasa, bagus-bagus. Mudah-mudahan bisa tidak hanya di kancah kabupaten, provinsi, tetapi sampai ke dunia,” tambahnya.
Meskipun terlihat luwes, Sam’ani tak menampik jika dirinya sempat merasa gugup saat harus menyusuri catwalk. Namun, keberadaan sang istri yang berjalan berdampingan membuatnya bisa tampil tenang hingga akhir rute.
“Kalau jalan-jalan biasa, pagi saya juga jalan. Biasa saja. Deg-degan juga, tapi karena didampingi istri dan sempat disemangati,” aku Sam’ani sembari tersenyum.
Rasa canggung serupa dialami Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Eko Djumartono yang menjadi penampil pembuka dari deretan kepala OPD. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya sinergi antara pejabat dan pelaku usaha dalam memajukan perekonomian daerah.
“Grogi pasti, apalagi saya yang pertama dari OPD. Ini bagian dari bagaimana kita ikut memeriahkan Hari Jadi Kudus sekaligus memberikan dukungan kepada UMKM. Ini bukan sekadar tampil di catwalk, tetapi bagaimana kita bersama-sama ikut mempromosikan produk UMKM Kudus,” pungkas Eko.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Airin Nikmah, yang turut tampil menjadi narasumber penutup mengapresiasi gelaran tersebut.
“Selaku perwakilan dari OPD, saya sangat mengapresiasi. Teman-teman yang tergabung dalam Forum Kudus Fashion Community ini benar-benar bisa mengangkat potensi lokal daerah Kudus,” ungkapnya.
Menurut Airin, produk fashion yang ditampilkan memiliki konsep kreatif, inspiratif dan mengikuti perkembangan tren. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu memperluas pasar bagi para pelaku usaha.
“Fashion ini sangat inspiratif, sangat kekinian dan pastinya berharap pasarnya bisa semakin luas serta semakin memberikan manfaat positif untuk teman-teman pelaku usaha UMKM,” katanya.
Airin berharap geliat fashion dan UMKM tersebut dapat semakin memperkuat posisi Kudus sebagai pusat ekonomi kreatif bagi daerah-daerah di sekitarnya. ***
