Tak Layak Huni, Paguyuban Kades dan Kejari Kudus Bedah Rumah Suhariyanto

Beberapa tukang bangunan tengah membedah rumah milik Suhariyanto berkat bantuan dari Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Kota, Kudus. (Elang)

“Sementara istri dan anak tinggal di rumah orangtuanya di Desa Pedawang, saya tidur di sini sendirian,” ungkapnya.

Perwakilan Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Kota, Hendra Rizki Aprilyanto Andrian mengakui rumah milik Suhariyanto itu dipilih sendiri oleh pihak Kejari Kudus sebagai rumah pertama yang dibedah.

Galang dana yang berhasil dihimpun sebesar 50 juta rupiah tersebut rencananya akan dianggarkan untuk membedah 2-3 rumah tak layak huni milik warga Kudus.

Bacaan Lainnya

“Masing-masing kepala desa sedekah seikhlasnya, digabungkan dengan kecamatan lain, dan terkumpul kurang lebih 50 juta rupiah,” katanya memberikan keterangan kepada awak media.

Dana tersebut, kata dia, memang merupakan uang pribadi dari para kepala desa yang tidak dianggarkan dari dana desa. Hal ini menjadi bentuk kepedulian kepala desa di Kecamatan Kota, Kudus terhadap warga masyarakat yang kurang mampu.

“Tidak bisa dianggarkan dari dana desa, jadi kami inisiatif sedekah seikhlasnya dan dikumpulkan intuk bedah rumah di beberapa titik rumah yang memang tak layak huni,” tambahnya.***