SMK Bhakti Kudus Berhasil Ciptakan Konversi Sepeda Motor Listrik dan Sudah Kantongi Lisensi

SMK Bhakti lounching konversi sepeda motor listrik. (MIA)

Sementara itu, Kepala Bengke Al Kahfi SMK Bhakti Kudus, Susanto Wijoyo menambahkan, konversi sepeda motor listrik ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya mengurani emisi gas buang yang dihasilkan oleh sepeda motor konvensional.

Konversi sepeda motor listrik yang dilakukan oleh SMK Bhakti Kudus ini merubah beberapa komponen yang ada di sepeda motor konvensional. Utamanya, komponen di ruang bahan bakar sepeda motor, untuk diganti dengan Bldc atau dinamo dan baterai.

“Ring of dan piston serta segala macam di ruang bakarnya, kita lepas, kita ganti Bldc atau dinamo terus ditambahi baterai, dan dikontrol sama controler untuk dijadikan motor listrik,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Sepeda motor listrik ini juga bisa dirubah speed atau kecepatannya sesuai dengan apa yang diinginkan. Setting yang ditawarkan pun ada 5 mode, sehingga pemilik sepeda motor listrik bisa mengontrol mode speed sesuai yang diinginkan.

“Pengecesan baterai durasi 3,5 jam itu bisa penuh 1,5 kilowatt, jarak tempuhnya 40-45 kilometer dengan kecepatan standar 60 sampai 70 kilometer per jam,” tukasnya. ***