Hartini mengatakan, selama ini anak-anak Tawangmangu harus ke Karangpandan jika ingin melanjutkan sekolah negeri. Itupun tidak semua diterima karena daerah Tawangmangu tidak masuk zonasi.
“Jadi susah keterimanya di negeri. Kalau di sini, sudah pasti diterima karena dekat sekali dengan rumah,” terangnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, sejak dulu warga di sekitar Tawangmangu kesulitan mencari sekolah SMA Negeri. Sebab di lokasi itu, tidak ada sekolah negeri dan anak-anak tidak bisa mengakses sekolah negeri yang ada di Karangpandan karena terhambat zonasi.
“Maka kita hari ini senang, bisa meresmikan SMAN Tawangmangu ini. Mudah-mudahan sekolah ini nanti akan melahirkan anak-anak hebat dan berintegritas,” ucapnya.
Selain di Tawangmangu, Ganjar juga sedang mengebut pembangunan SMA Negeri di daerah-daerah lain di Jawa Tengah.
Dalam waktu dekat, SMA Negeri di salah satu daerah di Banyumas akan dibangun.
“Ada di Banyumas sedang disiapkan, ada juga di beberapa daerah yang memang tidak memiliki SMA Negeri akan segera kita bangun,” pungkasnya.***
