“Apa sih kelebihan dirinya, kekurangan dirinya, sifat buruknya, sikap baik yang perlu dikembangkan. Karena seseorang yang menjadi besar, yang punya mimpi besar, tidak dilahirkan dari sebuah tantangan kecil,” tandasnya.
Wawan, sapaan akrabnya, menyebut bahwa ada sekira 70 pelajar yang ikut dalam kegiatan CYOF pada kali ini. Mereka dari kalangan pelajaran jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Presiden IIBF, Happy Trenggono yang hadir dalam acara mengatakan bahwa IIBF lahir sejak 2009, berangkat dari keresahan para pebisnis yang merasa keberadaan tokoh-tokoh ekonomi terbilang kurang.
Sehingga, pihaknya ingin melahirkan banyak pengusaha yang akan menjadi tokoh dan peduli pada ekonomi daerah maupun nasional. Serta, menciptakan karakter bangsa yang kaya dan penuh juang.
“Ini kita sudah ada di seluruh Indonesia, anggota kita hingga saat ini ada sekitar 200 ribuan pengusaha, baik yang besar, menengah, maupun UKM,” tuturnya. ***
