Untuk itu, kepada semua kader kawakan PDI Perjuangan Kudus yang sebelumnya menjadi tim sukses calon yang berbeda selama Pilpres dan Pileg sebelumnya, Santiko mengajak semuanya untuk kembali bersatu ke ‘Kandang Banteng’ dalam Pilkada mendatang.
Semangat membara yang ditunjukkan kader senior PDIP Kudus dinilai sangat luar biasa oleh Nur Hartoyo, anggota DPRD Kudus dari PDI Perjuangan dua periode, 1999-2004 dan 2004-2009.
Nor Hartoyo menilai, persatuan yang terlihat dalam kesempatan halalbihalal hari ini sangat luar biasa. Semangat serta keinginan kuat dari para tokoh kawakan semakin membangkitkan militansi mereka sebagai kader partai berlogo banteng bermoncong putih tersebut.
“Ini luar biasa, ini momen untuk menguatkan dan membangkitkan militansi tokoh-tokoh lama yang pernah mengguncang situasi politik di Kudus,” katanya.
Nor Hartoyo berharap, persatuan yang terbentuk hari ini bisa bertahan lama. Siapapun yang nantinya mendapat rekomendasi sebagai Cabup Kudus yang diusung PDIP, semoga sesuai keinginan masyarakat serta kader-kader PDIP lainnya.
Sebagai mantan calon bupati Kudus periode 2019-2024 jalur independen, Nor Hartoyo menegaskan bahwa kader-kader lama PDIP rata-rata memiliki jiwa yang tangguh. Semangat serta mental yang kuat dari mereka sudah sangat teruji dan terpercaya.
Sebab itu, siapapun yang nantinya mendapat rekomendasi sebagai Cabup Kudus periode 2024-2029, semua kader dari yang tua hingga muda akan bersatu memenangkan Cabup yang diusung PDI Perjuangan.
“Jadi siapapun yang diputuskan PDIP (sebagai Cabup Kudus 2024-2029), sesuai semangat dan keinginan masyarakat serta kader-kader PDIP lainnya,” ujarnya.***
