“Sehingga Partai Gerindra tidak semudah itu memberikan rekomendasi untuk eksternal, selagi Gerindra mempunyai kader potensial,” ujarnya.
Keyakinan Sandung melamar menjadi Bacabup Kudus berdasarkan pengalamannya menjadi kepala dusun hingga kepala desa.
Sandung bercerita kalau dirinya tidak pernah mempunyai cita-cita menjadi anggota DPRD Kudus, namun setelah ada kesempatan untuk menjadi anggota legislatif, kesempatan itu langsung diambil dan berhasil.
“Artinya jenjang ini harus saya lalui. Ketika ada momen (kesempatan) kenapa tidak saya ambil,” ucapnya.
“Ketika saya tidak ambisius dan mengalir apa adanya, saya yakin ketika Tuhan memberi posisi yang baik, saya juga harus berbuat baik. Kalau diberi tugas menjadi bupati atau wakil bupati, Kudus bisa lebih bersih dan lebih transparan lagi,” jelas Sandung.
Sebab itu, ketika dirinya terpilih menjadi Bupati/Wakil Bupati Kudus nantinya, Sandung bercita-cita mengembangkan potensi yang dimiliki Kudus.
Terlebih banyak perusahaan besar berdiri di Kudus, yang nantinya akan diajak kerja sama lagi dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan serta lebih menyejahterakan masyarakat Kudus.***
