Harjuna memberikan apresiasi kepada SMP Negeri 1 Gebog yang katanya telah menerapkan pakaian adat kudusan sebagai seragam siswa sejak tahun 2023 lalu. Para siswa juga nampak kompak mengenakan seragam tersebut dan sangat antusias.
“Dan katanya momen Hardiknas tahun kemarin, Hari Kartini juga memakai pakaian adat kudusan. Hari ini juga katanya ada lomba fashion show Hari Kartini, ini kreativitas anak-anak dan terimakasih bapak ibu guru sudah memotivasi anak untuk menyalurkan bakatnya,” tuturnya.
Kepala SMP Negeri 1 Gebog, Endang Siwi Ekoati mengatakan bahwa seragam kudusan ini sudah kesekian kalinya dipakai oleh para siswa di sekolahnya. Ia juga menyebut, tidak ada rasa keberatan yang muncul dari kalangan siswa maupun orangtua.
“Sesuai dengan Permendikbud kan ada penggunaan pakaian adat, koko dan sarung bisa digunakan untuk salat jumat berjamaah, jadi saya sampaikan kalaupun beli tidak sekali pakai. Tidak kerepotan dengan kebijakan baru ini,” ujarnya.
Selain di SMP Negeri 1 Gebog Kudus, Kepala Disdikpora Kudus juga melakukan peninjauan di SD Negeri Burikan dan SDIT Birrul Walidain. Berdasarkan pantauan, kedua sekolah tersebut belum mengenakan pakaian adat kudusan. ***
