“Kita membangkitkan lagi budaya Kudus, melestarikan budaya Kudus. Bagan baku mudah didapat, instruktur ada, dan semoga peminatnya banyak,” ungkap Rini.
Sejauh ini, Rini melanjutkan, ada sejumlah pelatihan keterampilan yang masih berjalan. Di antaranya pelatihan pembudidayaan jamur dan penjahit pakaian anak.
“Progres semua pelatihan sudah 95 persen selesai. Hanya ada beberapa yang masih berjalan,” ucapnya.
Di samping itu, ada juga pelatihan tour guide yang masih proses lelang karena pagu anggarannya 200 juta rupiah. Dengan menyediakan 8 paket kelas untuk pelatihan tersebut.
“Ini tinggal menunggu proses lelang, kalau sudah selesai, nanti pelatihan bisa langsung mulai,” terangnya.
Pelatihan tour guide itu pun akan terintegrasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus. Di mana nanti hasil dari pelatihan di Disnaker Kudus, akan membantu untuk menjadi tour guide di desa wisata Kudus.**
