Sementara itu, pedagang kambing di Pasar Hewan, Sri Widodo menyebut bahwa penjualan hewan kambing cenderung stabil. Hari ini, Ia membawa 65 ekor kambing dari Purwodadi untuk dijual di Pasar Hewan Kudus.
“Setiap pasaran kliwon memang selalu ke sini. Tempatnya sangat istimewa, ini paling bagus dibanding pasar yang lain, tertata rapi,” katanya, Kamis, 8 Mei 2025.
Biasanya, setiap membawa dagangan hewan kambing, Widodo mengaku selalu laku terjual 70 persen dari total hewan yang dibawanya. Ia pun berharap, hewan dagangan yang dibawanya hari ini bisa laku terjual hingga habis.
“Harganya ada yang Rp 2,5 juta sampai termahal Rp 4,5 juta ini yang dibawa. Ini belum ada kenaikan harga menjelang Hari Raya Kurban,” tambahnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Andi Imam Santosa yang melakukan giat pemantauan di Pasar Hewan menyebut bahwa kondisi penjualan memang tengah lesu, terlebih pada hewan-hewan besar seperti kerbau dan sapi.
“Kondisi penjualan memang lesu, banyak yang panen tapi tidak keluar maksimal. Yang kambing cukup ramai, tapi hewan besar agak lesu, belum ada kenaikan. Harga juga masih standar,” terangnya. ***
