Satu-satunya di Kudus, Pesantren Ini Semua Santrinya Anak Berkebutuhan Khusus

Para Santri Anak Berkebutuhan khusus (ABK) di Pondok Pesantren Autis Al Achsaniyyah Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus. (ELANG)

Melalui program pembelajaran one by one, tutor, akademis, SDLB, pendidikan diniyah dan pengembangan minat bakat, santri di ponpes ini dilatih untuk belajar sekaligus melakukan terapi pemulihan. Ini pun tergantung dari kebutuhan masing-masing anak.

“Setiap anak akan diberikan satu program yang sudah ada standar terapinya, sehingga setiap guru pendamping akan membimbing anak dan melakukan kegiatan rutin yang telah terjadwal. Inilah yang menjadi keunggulan di Ponpes kami karena di SLB umum tidak diberikan,” tandasnya.

Kendati demikian, Zuhdi mengungkap bahwa Ponpes Autis Al Achsaniyyah Kudus masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai spesifikasi dalam bidang psikologi dan SLB.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, pihaknya berharap kontribusi dari pemerintah maupun masyarakat untuk mengembangkan ponpes sehingga dapat memberikan Pendidikan terhadap anak ABK dengan lebih maksimal.

“Harapan lainnya semoga kesejahteraan guru di Ponpes tersebut dapat terjamin sebab menurutnya peran guru ABK sangat luar biasa dalam mendidik santri-santri di sana,” katanya.

Pihaknya juga berpesan untuk Jangan samakan metode pembelajaran anak normal dengan pembelajaran anak ABK. Hal ini karena pengajaran terhadap ABK lebih sulit dan lebih membutuhkan effort yang lebih

“Saya harap hal ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.

Untuk diketahui, tercatat hingga saat Ponpes Al Achsaniyyah sudah dihuni 131 santri berkebutuhan khusus. Kemudian, memiliki 117 guru yang terbagi dalam berbagai divisi dengan berbagai program pengembangan minat. Seperti pelatihan vokasi, pelatihan keterampilan bercocok tanam dan memelihara hewan.***