Menanggapi aksi demonstrasi, dua hari kemudian pihak DPRD Kudus akan mengajak perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk berdiskusi bersama. Sebuah wadah untuk mendengarkan semua tuntutan mahasiswa kepada pejabat di lingkup Pemkab Kudus.
“Jadi nanti kami akan koordinasi dengan Forkompinda, seluruh BEM nanti kami undang untuk hadir dalam FGD (Forum Group Discussion) tersebut,” ucapnya.
Telah diberitakan sebelumnya, seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi September Bergerak melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kudus. Mereka meminta agar harga BBM tidak jadi dinaikkan dan Pemkab Kudus diminta untuk memberantas mafia BBM yang ada di Kudus.
Bahkan demi menunjukkan keseriusan dalam menyuarakan aksinya, massa aksi juga memblokade jalan utama di depan kantor dewan Kudus. Selain itu, bakar ban hingga menyebabkan api dan asap tebal juga ditunjukkan dalam aksi sore ini. ***
